Posted by: Indonesian Children | June 6, 2010

Kontroversi Ilmiah : Bayi Dengan Susu Formula Juga Tidak Usah kawatir

Kontroversi Ilmiah:

Bila ASI Gagal, Bayi Dengan Susu Formula Juga Tidak Usah kawatir

Selama ini banyak orang tua frustasi dan merasa berdosa ketika dirinya tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI anaknya karena berbagai hal. Dalam keputusasaan itu tumbuh rasa tidak percaya diri bahwa nantinya tidak tumbuh dengan sehat dan cerdas. Ternyata kekawatiran sang ibu tersebut terjawab. bahwa tidak perlu kawatir, meski gagal memberi ASI bukan berarti anaknya sangat buruk nantinya.

Seorang pakar kesehatan baru-baru ini mengklaim, susu formula ternyata juga memiliki manfaat yang sama baiknya seperti ASI (air susu ibu). Pendapat ini pun sempat menjadi perdebatan.

Profesor Sven Carlsen seperti dikutip dari MailOnline.com berkata, bayi yang diberi ASI memang akan tumbuh menjadi bayi  sehat. Tapi, bukan berarti memberi bayi susu formula tidak mebuatnya sehat. 

Banyak selebaran yang dikirim pada ibu-ibu berisi anjuran agar menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama. Tujuannya untuk membantu melindungi bayi melawan obesitas, alergi dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Masalahnya, ada juga anggapan agar ibu menghindari memberikan susu formula pada bayinya. Pasalnya, dengan memberi bayi ASI bisa mengurangi kemungkinan bayi akan rewel, mengurangi risiko kanker payudara dan dapat membantu menurunkan berat badan ibu setelah melahirkan.

Tapi, Profesor Carlsen, dari Universitas Norwegia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Trondheim, punya opini yang agak berbeda setelah melakukan peninjauan ulang terhadap lebih dari 50 studi untuk meneliti hubungan antara kesehatan dengan menyusui.

Menurut profesor Carlsen, selain memberikan ASI, faktor kesehatan anak juga dipengaruhi masa ketika si bayi masih dalam kandungan ibu atau dalam masa kehamilan. Menjaga kehamilan yang sehat menjadi faktor utamanya, bukan hanya karena ASI. Penelitiannya menunjukkan, tingginya kadar testosteron hormon seks pria di dalam rahim mempengaruhi kemampuan wanita untuk menghasilkan susu dan menyusui.

Dengan kadar testosteron yang cukup dan didukung kesehatan plasenta, akan membantu menyuplai oksigen dan nutrisi pada bayi. Carlsen percaya bahwa jumlah testosteron yang tinggi menunjukkan kondisi yang lebih buruk dalam rahim secara keseluruhan.

Memberikan susu botol atau ASI?
Menerut penelitian tersebut, memberikan susu botol atau ASI bukan satu-satunya pengaruh yang bisa membuat bayi Anda sehat. Faktor kehamilan perlu juga diperhatikan. Karena ASIbaik ternyata juga dipengaruhi asupan gizi yang diperoleh ibu semasa hamil. Jika ibu mengonsumsi makanan bergizi ketika hamil, maka setelah melahirkan kualitas ASI pun baik.

Clare Byam-Cook, seorang mantan bidan mengatakan bahwa memberikan ASI pada bayi belum tentu cocok untuk diterapkan pada semua orang. Nasihat ini telah dianjurkannya pada selebriti seperti Kate Winslet dan Natasha Kaplinsky tentang bagaimana cara memberi makan bayi mereka, dan menyusui belum tentu cocok untuk semua.

“Bagaimana seorang ibu menjaga pola makan dengan makanan bergizi saat hamil bisa mempengaruhi bayi tumbuh dengan baik dalam proses kehamilannya. Ini yang paling penting,”katanya.

“Setelah bayi lahir, tentu saja saya akan menganjurkan menyusui. Tetapi, jika ibu tidak bisa melakukannya sebaiknya tidak memaksakan diri, dan tak perlu merasa bersalah. Karena, memberikan susu formula yang cocok juga bisa membantu memberikan makanan cukup gizi untuk bayi.”

Meski demikian masih banyak penelitian dan mayoritas mengatakan bahwa keunggulan ASI dengan susu formula tidak terbantahkan lagi.

Supported by

INDONESIAN BEASTFEEDING NETWORKING We All Support Breastfeeding

https://supportbreastfeeding.wordpress.com

Clinical and Editor in Chief :

Dr WIDODO JUDARWANTO, pediatrician  Address : Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat  phone : 62(021) 70081995 – 62(021) 5703646, mobile : 0817171764 email : judarwanto@gmail.com

 

 

 

Copyright © 2010, Indonesian Breastfeeding Networking Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: