Posted by: Indonesian Children | June 26, 2009

Marini Zumarnis Lebih Giat Kampanye ASI

sumber : VIVAnews

Artis Marini Zumarnis tercatat sebagai calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia pun mulai giat berkampanye meski tidak di atas panggung. Sekarang ini artis cantik itu lebih sering terlihat wara-wiri di Posyandu. Jadi jangan heran kalau tema kampanye yang diusungnya bukan masalah politik, tapi berkaitan dengan masalah ibu dan balita. Apalagi kalau bukan soal  Air Susu Ibu.

Artis 32 tahun itu sampai rela merangsek ke Posyandu yang ada di daerah-daerah untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya ibu-ibu muda yang sedang hamil atau menyusui. Ia berbagi pengalaman soal ASI.

Apalagi ia pernah mendapat penghargaan dari Presiden Habibie pada 1999 karena program ASI ini. Pemeran Ibu Peri dalam sinetron ‘Bidadari ‘ itu mewakili kalangan selebriti. Jadi jangan heran jika ibu dari  Mohammad Daffa Wardana itu sudah seperti buku pintar berjalan jika ditanya soal ASI.

“Susu formula saja sebulan Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta, itu kan sulit untuk masyarakat ekonomi bawah,” jelas Marini ketika ditemui di Hotel  Sofyan Betawi, Jl. Cut Meutia No. 9, Jakarta, Jumat  9 Januari 2009 sore. Sambil menyelam minum air, isu ASI yang diusung Marini  juga jadi bagian dari kampanyenya sebagai caleg PAN Dapil Jabar 5, nomor urut 2.

Marini turun ke 40 kecamatan Jabar untuk mempromosikan ASI. Ia mengimbau ibu-ibu semangat memberikan ASI kepada putra-putrinya.  Alasan ASI tidak keluar, katanya, kebanyakan karena faktor mental ibu yang tidak siap, tidak cukupnya asupan gizi ibu, tingkat stres ibu. Alasan itu semua harus disingkirkan karena ASI memberikan antibodi si kecil, mencerdaskan, dan  yang utama mempererat kasih sayang ibu dan anak.

Marini merasakan hal itu pada putra semata wayangnya, Daffa. Bocah 11 tahun itu punya prestasi banyak disekolah. Dan yang paling

menonjol adalah bidang olah raga. “Piala futsal anak saya lebih dari sepuluh. Cita-citanya ingin menjadi pemain bola yang bawa bendera  Indonesia ke dunia internasional,” pungkas istri Denny Wardhana itu bangga.

Karenanya ia prihatin masalah cuti pasca melahirkan di Indonesia yang hanya tiga bulan karena  hal itu tidak memberikan kesempatan kepada si Ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya.

Marini kemudian menyontohkan negara Skandinavia. Di negara Eropa itu, ibu hamil mempunyai kesempatan cuti pasca melahirkan selama satu tahun.  Si ibu jadi bisa memberikan ASI ekslusif kepada bayinya.

 

Supported  by

INDONESIA BRESTFEEDING NETWORK

Breast is the Best ! What could be more natural?

Yudhasmara Foundation

Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210

phone : 62(021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com,

https://supportbreastfeeding.wordpress.com/

 

editor in Chief :

Dr WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com 

 

 

 

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider.

Copyright © 2009, Indonesia Breastfeeding Networking  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: